Alasan polisi belum juga ungkap kasus hilangnya laptop penyidik KPK BERITA TERBARU

Berita terkini hari ini menginformasikan bahwa Alasan polisi belum juga ungkap kasus hilangnya laptop penyidik KPK.

Merdeka.com – Kepolisian membenarkan adanya laporan dari seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berinisial ST atas kehilangan tas dan juga laptop pribadinya. Barang itu dicuri oleh orang tak dikenal pasca menjalankan tugas di luar kota.

“Iya benar, ada laporan itu pada bulan April lalu,” kata Kapolsek Setia Budi AKBP Rachmat Sumekar saat dihubungi, Kamis (16/11).

Kata Rachmat, hingga kini kasus tersebut masih dalam penyelidikan.

“Masih penyelidikan ya. Ini juga kan kasus sudah lama ya,” ujarnya

Lanjutnya, belum terungkapnya kasus ini juga disebabkan kurangnya barang bukti juga saksi.

“Itu kurang bukti, saksi juga. Sudah gitu kejadiannya itu malam hari, tapi korban ini baru melaporkan ke polisi pada pagi hari, jadi agak sulit,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, hilangnya laptop milik penyidik KPK tengah diproses Polsek Setiabudi Jakarta Selatan. Dia juga menjelaskan, laptop penyidik yang hilang tersebut, berisi pekerjaan yang dilakukan oleh penyidik tersebut.

“Kalau isi laptopnya apa, saya tidak tahu soal itu. Tapi pasti isi laptop itu adalah bagian dari pekerjaan yang dilakukan. Karena itu kan bagian dari perlengkapan kerja ya,” kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jakarta, Selasa (14/11). [rhm]

Informasi mengejutkan menurut media Indonesia tentang Alasan polisi belum juga ungkap kasus hilangnya laptop penyidik KPK.