Menko Darmin: Hambatan kita di e-commerce adalah talenta BERITA TERKINI

Berita hari ini terbaru memberikan update informasi Menko Darmin: Hambatan kita di e-commerce adalah talenta.

Merdeka.com – Teknologi digital terus membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi dalam satu tahun terakhir. Salah satunya, kontribusi digital melalui e-commerce mampu menggerakkan pola konsumsi masyarakat Indonesia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan saat ini pemerintah menargetkan 1.000 startup pada 2020 guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital dengan valuasi bisnis diperkirakan mencapai USD 10 miliar. Selain itu, pemerintah mendorong pertumbuhan 50 e-commerce per tahun dengan nilai transaksi USD 130 miliar.

Untuk itu, Darmin menegaskan kemampuan dari Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia masih jauh tertinggal. Hal ini menjadi salah satu hambatan dalam perkembangan bisnis e-commerce.

“Hambatan kita di e-commerce adalah talenta, bukan hanya programmer tapi coding saja kita ketinggalan,” ujar Darmin di Gedung Indosat, Jakarta, Kamis (16/11).

Darmin menegaskan, pemerintah saat ini tengah membangun infrastruktur ekonomi digital, yaitu proyek serat optik palapa ring yang menjangkau seluruh Indonesia. Namun, tetap dibutuhkan waktu yang panjang untuk mempersiapkan SDM yang mampu bergerak di e-commerce.

Untuk itu, dia mengimbau untuk dilakukannya pendidikan vokasi. Selain itu, pendidikan vokasi juga sangat diperlukan. Sebab, kehadiran ekonomi digital bisa jadi bumerang dalam peningkatan lapangan pekerjaan di Indonesia.

“Harus ada pendidikan vokasi. Paling tidak kita harus cepat realisasikan. Kita sedang mencoba membuka kemungkinan, tapi kita harus bicara dengan kementerian tenaga kerja dan imigrasi untuk bagaimana kebijakan mempermudah talenta di bidang digital ini,” jelasnya.

[azz]

Berita terbaru ini dikutip dari situs media tentang Menko Darmin: Hambatan kita di e-commerce adalah talenta.