Menteri Jonan minta pengembang tak main-main bangun pembangkit listrik BERITA AKTUAL

Berita terkini hari ini menginformasikan bahwa Menteri Jonan minta pengembang tak main-main bangun pembangkit listrik.

Merdeka.com – PT PLN (Persero) menandatangani sembilan perjanjian jual beli tenaga listrik (Power Purchase Agreement/PPA) pembangkit dari energi terbarukan (EBT) dengan pengembang pembangkit tenaga listrik swasta (Independent Power Producer/IPP), dengan total investasi sebesar Rp 20,4 Triliun.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memastikan agar para pengembang serius dan berkomitmen untuk membangun pembangkit tersebut, mengingat listrik sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

“Ini sekarang saya tanya pada bapak-bapak yang tanda tangan ini, bangun tidak. Bangun ya. Ini saya tanya supaya tahu (pasti dibangun),” ungkapnya di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (16/11).

Dia menambahkan, kehadirannya dalam penandatanganan perjanjian jual beli listrik tidak hanya untuk menyaksikan, namun juga memastikan agar pengerjaan proyek segera berjalan dan dapat selesai sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

“Ada yang bilang 69 (total PPA pembangkit listrik EBT sepanjang 2017) ini ditandatangani, Pemerintah yakin harganya kompetitif, tapi, apa bisa dibangun. Makanya saya tanya. Saya pesan kalau ada tanda tangan sama IPP, saya saksikan supaya ini pasti jalan. Karena ini komitmen bersama,” kata dia.

Mantan Menteri Perhubungan ini berharap nantinya tarif listrik yang ditetapkan dapat dijangkau oleh masyarakat. “Saya tidak mau nawar yang tidak reasonable, tapi minta pengertian dua belah pihak jangan lupa untuk tetap bisa menjaga listrik tetap murah dan affordable,” tandasnya.

[azz]

Gosip terhangat sesuai yang dikabarkan media Indonesia tentang Menteri Jonan minta pengembang tak main-main bangun pembangkit listrik.